(High Intense) Sena terlihat terkejut mendengar teriakanReo. "Reo..."(Sena:Dalam Hati). Stevan terlihatmenoleh ke arah Reo. "Oh...anak itu..."(Stevan:Dalam Hati). Azrea terlihat terkejutsaat melihat Reo. "Kakak..."(Azrea). Fiona yangberada bersama Azrea pun terlihatmemperhatikan Reo. "Memberi dukunganrupanya? Walau mungkin nantinya tidak akanberakhir seperti yang dia harapkan..."(Fiona:Dalam Hati).
Reo terlihatmemperhatikan pertarungan Sena dan Stevandengan serius. "Tapi, keberaniannya itulah,yang membuatnya seperti sekarang..."(Fiona:Dalam Hati). Melven yang berada disisi lain pinggir arena terlihat tersenyum. "Diaitu selalu berisik, seperti biasanya..."(Melven:Dalam Hati). Melven teringat kembalisaat dia melatih Reo. "Tapi, dia bukan tipeorang yang egois, dan aku tau itu..."(Melven:Dalam Hati). Sena terlihat tersenyum."Kelihatannya dia sudah membawaperubahan besar, ya?"(Stevan).
Sambilmenggenggam pedangnya, Sena melihatStevan dengan tatapan serius. Dua orangmisterius sebelumnya terlihat memperhatikanSena dan Stevan. "Kedatangan Reo benar-benar berdampak besar pada Sena, ya?"(Unknow 1). "Mungkin kau benar, tapi..."(Unknow 2). Stevan terlihat memperkuatkuda-kudanya dan bersiap untuk menyerang,namun Sena juga terlihat berkonsentrasipenuh.Aura ketegangan yang sangat kuat terasadari arena. "Ini dia..."(Reo:Dalam Hati)."Serangan penentu mereka!"(Unknow2:Dalam Hati).
Dalam sekejap, Sena dan Stevanlenyap dari pandangan seluruh penonton."Ke mana...mereka?"(Penonton 1). "Apa yangterjadi?"(Penonton 2). Saat seluruh penontonsedang kebingungan mencari-carikeberadaan Sena dan Stevan, tiba-tibasebuah gelombang yang sangat besarmuncul dari arena. Seluruh penonton terlihatmerasakan tekanan yang sangat kuat darigelombang itu. Krozen terlihat terkejut."Mungkinkah...mereka berdua..."(Krozen:Dalam Hati).
Di arena, walau samar-samar, terlihat Sena dan Stevan salingberhadapan dan terus-menerus menyerangsatu sama lain dalam kecepatan yang bahkanmata orang biasa tidak mungkin bisamengikutinya. Dengan seluruh kekuatanmereka, Sena dan Stevan terlihat mampumengimbangi satu sama lain.
Kilatan demikilatan cahaya terang terpancar dari arenaakibat benturan Sena dan Stevan yang terusdisertai tekanan gelombang yang sangatkuat. Walau sedikit, namun Reo terlihatmampu mengikuti gerakan Sena dan Stevan."Inikah...kemapuan mereka berdua yangsebenarnya...bahkan mataku sangat sulitmengikutinya..."(Reo:Dalam Hati).Fiona terlihat cukup kewalahan untukmenahan tekanan itu. "Ini gila! Merekaberdua bisa membunuh semua penontonkalau terus begini!"(Fiona).
Tekanan itu terusbertambah kuat yang diiringi dengankecepatan dan intensitas serangan Sena danStevan yang terus bertambah besar. Sena danStevan terlihat mendapat luka-luka di sekujurtubuh mereka, namun hal itu justru membuatmereka semakin gencar menyerang. "Barukali ini aku melihatnya..."(Penonton 3). "Kitatidak akan mungkin bisa melihat pertarunganseperti ini seumur hidup kita..."(Penonton 4).Seluruh penonton terlihat terkagum-kagum,walau harus berusaha keras bertahan darikuatnya tekanan itu.
Dengan kecepatantinggi, Sena dan Stevan berhenti sejenak danterlihat langsung mengambil ancang-ancangpenghabisan. "Ini..."(Stevan). "Yang terakhir!"(Sena). Dalam sekejap mata, Sena danStevan melesat menyerang satu sama lain.Tekanan yang besar tadi pun berubahmenjadi sebuah ledakan besar dan cahayayang sangat terang. Sampai titik darahpenghabisan, menyerang satu sama lain.Pengakhiran yang akan mengubah akhircerita.To Be Continue...
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Wrong Life - High Intense"
Posting Komentar